Selasa, 28 Februari 2012

Jangan Pernah RAGU untuk Melangkah

Banyak banget yang tanya koq aku bisa terdampar disini, gimana caranya bisa dapet kayak aku, dan segudang pertanyaan yang bikin aku cengar cengir sendiri. Gak jarang juga ada yg mencibir apa yg aku lakukan hehe. Tapi gak masalah, aku menganggap semua itu adalah bagian dari coretan tinta kehidupan yang akan mewarnai lembar blognya gusti Allah.

Sebagian orang bilang wah beruntung banget, sebagian orang bilang alah cuma kayak gitu. It's ok, kita tak bisa membatasi pikiran orang dan aku tak peduli dengan apa yang mereka katakan.

Tapi, bagiku, sampai sekarang rasanya masih seperti mimpi. Bangun tidur dan yang kulihat bukan atap bocor rumahku, aku selalu mengucap syukur Alahamdulillah.

Bertahun tahun yang lalu, lamaaaaaaaaaa sekali,aku memimpikan untuk ada disini. Browsing2 di internet, tanya2 orang2 yang sekolah disini, kirim email yang gak pernah dapat balasan satu pun dari mereka hahaha, setiap liat facebook temen yang ada di luar egeri rasanya iri dan pengen, nek tanya sama mereka isin, tapi nekat tanya malah gak dijawab wakakaka. Lika liku yang panjang.

Akhirnya...Ibu Kokom memberikan saya peluang yang unik dengan adanya daftaran beasiswa disini. Awalnya iseng dan sama sekali tak berharap, karena sebenarnya au udah megubur impianku itu seiring dengan hampir lulusnya aku dari univ. Bahkan aku tak meyiapkan uang untuk keperluan disini. Yang kupikirkan saat itu hanyalah iseng, coba, daftar, latian buat nglamar kerja.

Eee.....alhamdulillah ya mbak syahrini aku lolos. hahaa. Tapi itu sebenarnya awal dari keraguan terbesar dalam hidupku.

Pertama, aku arus siap meninggalkan zona nyamanku disini. Diantara orang tuaku yang selalu masakin dan ngasih uang cash ke aku, diantara adik2ku yang nakal, dan diantara sahabat2ku yang suka ngrumpi.

Kedua, aku harus siap meninggalkan pacarku yang sangat aku cintai. Mungkin kalau untuk yang pertama diatas, sejauh2nya kita pergi, selama2nya kita gak kembali, akan selalu dan tetap menjadi orang tua, adik dan sahabat, itu pasti!! Tapi pacar??? Ah, saat itu aku takuuut banget. Soalnya aku udah mentok sama dia, aku udah menemukan apa yang aku cari selama ini, seseorang yg bisa bukan hanya menyayangiku sepenuh hati tp jg membimbingku dan melindungiku. Tapi dia dengan sangat begitu bijaksananya mengijinkan aku untuk pergi.

Ketiga, derita finansial yang selama ini masih bisa aku atasi dengan minta uang sama ortu, harus benar2 putus tus tus tus tus. Tak mau lagi berhubungan denganmu!! huff....berat...itu sangat berat. Membayangkannya saja membuatku merinding.

Keempat, hidup sendiri di negara orang coy, gimana ya nanti? bisa ngomong ga? dijahatin ga kayak disini? bisa ngikutin ga? dan masih banyak lagi pertanyaan2 pelemah iman.

Alhasil setelah 7 hari 7 malam bertahajud ria mencari wangsit, desakan ortu dan keluarga, ijin dari pacar setelah curhat nangis2, huff....saya memutuskan untuk membuang semua keraguan dan akhirnya diambil ini peluang.

Ya, tidak ragu dan TIDAK BOLEH RAGU!!!
ketika aku memutuskan untuk mengambil ini, aku tidak ragu2 lagi. Aku siap aku siap (ala spongebob) dan aku benar2 mantab untuk minggat.

Then...here I am, meski sedikit naik2 ke puncak gunung mbiayain hidup sendiri, meski harus berkorban banyak kangen sama pacar, dan harus ngirit ekstra keras, tapi inilah pilihan yang tanpa ragu aku jalani. Aku bisa survive dan tidak menyerah.

Jadi, buat temen2, apapun niat yang kamu ambil, entah itu mau skripsi, kuliah, rencana kerja, nglamar kerjaan,  atau nglamar anak orang, satu yang harus kalian catat...GAK BOLEH RAGU!!! Itu artinya juga kamu harus percaya diri, kamu harus iap mental, tahan banting dan berani ambil resiko dll.  Karena sekali kamu ragu dalam langkah yang kamu ambil, maka rasakan saja sensasi kemalangan dan penyesalan yang akan kamu tanggung :)

Salam sukses untuk kita semua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar